Bogor, 13 Agustus 2026 — Hari pertama menjadi mahasiswa baru biasanya diisi dengan perkenalan, bertemu teman baru, dan mulai mengenal lingkungan kampus. Namun bagi mahasiswa baru Sekolah Tinggi Pariwisata (STP) Bogor, hari awal menjadi mahasiswa juga menjadi kesempatan untuk melihat lebih jauh seperti apa perjalanan yang akan mereka jalani selama menempuh pendidikan di bidang pariwisata dan hospitality.

Kamis, 13 Agustus 2026, mahasiswa baru Program S1 Pariwisata, D4 Perhotelan, D3 Perhotelan, serta Program 1 Tahun Operasional Hotel dan Culinary mengikuti kegiatan orientasi mahasiswa baru di kampus STP Bogor. Kegiatan ini dirancang untuk membantu mahasiswa memahami berbagai hal yang akan menjadi bagian dari kehidupan mereka selama berada di kampus, mulai dari akademik, administrasi, fasilitas, aturan praktik, hingga gambaran pengalaman industri yang akan mereka jalani.

Bagi mahasiswa baru, urusan administrasi dan akademik mungkin terdengar cukup teknis. Namun, informasi mengenai prosedur pembayaran biaya kuliah, beasiswa, hingga perlindungan asuransi kecelakaan menjadi hal penting yang perlu diketahui sejak awal. Nur Zulfa Maulidya, A.Md.Ak. dari bagian Keuangan memberikan penjelasan mengenai hal tersebut, sementara Brigitta Soraya Apulina Sitepu, S.I.Kom. dari bagian Administration memperkenalkan kalender akademik, aturan kehadiran, sistem penilaian, hingga berbagai ketentuan akademik yang perlu dipahami mahasiswa.

Ada satu hal yang mungkin baru benar-benar terasa penting setelah mahasiswa mulai menjalani perkuliahan: bagaimana semua sistem kampus bekerja untuk mendukung proses belajar mereka. Karena itu, pengenalan fasilitas teknologi juga menjadi bagian dari orientasi. Muhammad Nur Firdaus, S.Kom. dari bagian IT memperkenalkan fasilitas Wi-Fi dan SIAKAD (Sistem Akademik) yang nantinya akan menjadi salah satu sistem yang digunakan mahasiswa dalam aktivitas akademik mereka.

Salah satu bagian yang menjadi perhatian dalam kegiatan orientasi adalah pengenalan On the Job Training (OJT) oleh Mariska Wijaya, S.Tr.Par. Bagi mahasiswa yang memilih pendidikan di bidang hospitality, magang bukan sekadar kegiatan yang dilakukan untuk syarat kelulusan. Pengalaman berada di lingkungan industri menjadi bagian penting untuk mempertemukan apa yang dipelajari di kampus dengan situasi kerja yang sesungguhnya.

Dalam sesi OJT, mahasiswa mendapatkan gambaran mengenai struktur dan administrasi pelaksanaan magang, lokasi atau kota magang, hingga jaringan hotel dan industri yang menjadi bagian dari pengalaman pembelajaran mahasiswa STP Bogor. Penjelasan ini memberikan gambaran sejak awal bahwa perjalanan mahasiswa nantinya tidak hanya berlangsung di ruang kelas. Ada saatnya mereka akan mengenakan seragam praktik, berhadapan dengan tamu, bekerja dalam tim, mengikuti standar operasional, dan belajar beradaptasi dengan ritme industri hospitality.

Bagi mahasiswa baru, mungkin semua itu masih terasa jauh. Tetapi orientasi menjadi momen untuk mulai memahami bahwa kuliah di bidang hospitality berarti mempersiapkan diri untuk sebuah profesi.

Hal lain yang diperkenalkan sejak awal adalah budaya dan standar yang berlaku di lingkungan STP Bogor. Deriza Nur Rizkiani, S.Tr.Par. dari Student Affair menjelaskan mengenai standar grooming, aturan praktik, regulasi kemahasiswaan, serta berbagai aktivitas mahasiswa yang dapat diikuti selama menjalani perkuliahan.

Dalam dunia hospitality, cara berpenampilan, bersikap, berkomunikasi, dan bekerja bersama bukan sekadar persoalan penampilan. Semua merupakan bagian dari bagaimana seorang profesional memberikan pelayanan. Karena itu, pembentukan kebiasaan tersebut dimulai sejak mahasiswa berada di lingkungan kampus. Mahasiswa juga diperkenalkan dengan aktivitas kelompok dan kegiatan kemahasiswaan yang dapat menjadi ruang untuk mengembangkan pengalaman di luar kegiatan akademik.

Orientasi kemudian membawa mahasiswa mengenal sisi lain dari kehidupan kampus melalui pengenalan bagian Humas dan Operasional. Tasya Septiani, S.Par. dari Humas kampus memperkenalkan berbagai aktivitas dan program yang berkaitan dengan referral, termasuk kesempatan bagi mahasiswa untuk terlibat dalam pengenalan kampus serta kegiatan promosi dan campus tour.

Sementara itu, Rizal Maulana, S.E. dari bagian Operasional memberikan gambaran mengenai penggunaan berbagai fasilitas kampus, termasuk aturan peminjaman ruangan dan barang serta tata tertib penggunaan ruang kelas dan ruang praktik. Penjelasan tersebut menjadi semakin relevan ketika mahasiswa diajak melihat secara langsung ruang-ruang yang nantinya akan menjadi bagian dari keseharian mereka.

Di sinilah mahasiswa mulai dapat membayangkan bahwa kegiatan belajar mereka tidak selalu berupa duduk di dalam kelas dan mendengarkan materi. Ada ruang praktik yang akan digunakan untuk mengasah keterampilan, ada aktivitas yang membutuhkan kerja tim, dan ada berbagai pengalaman yang menuntut mahasiswa untuk belajar sambil melakukan.

Orientasi mahasiswa baru pada akhirnya bukan sekadar kegiatan untuk memperkenalkan aturan kampus. Lebih dari itu, kegiatan ini menjadi kesempatan bagi mahasiswa untuk memahami apa yang akan mereka jalani, apa yang diharapkan dari mereka, dan bagaimana kampus akan menjadi bagian dari perjalanan tersebut.

Dari sistem akademik hingga OJT, dari grooming hingga fasilitas praktik, mahasiswa diperkenalkan dengan berbagai aspek yang akan membentuk pengalaman mereka selama kuliah. Dari hari pertama, mahasiswa sudah mulai diperkenalkan pada satu hal yang lebih besar: dunia profesional yang kelak akan mereka masuki.

Perjalanan menuju karier di industri pariwisata dan hospitality tentu tidak terjadi dalam satu hari. Ada teori yang harus dipahami, keterampilan yang harus dilatih, pengalaman yang harus dikumpulkan, serta karakter profesional yang perlu dibangun. Dan semuanya dimulai dari satu langkah sederhana: hari pertama menjadi mahasiswa.

Selamat datang, mahasiswa baru STP Bogor — Hospitality Professional Change the World.