BOGOR, 22 September 2026. Wisuda bukan hanya tentang mengenakan toga dan menerima ijazah. Di balik satu hari perayaan, ada perjalanan panjang yang telah dilalui mahasiswa mulai dari proses belajar di kelas, praktik, menghadapi tugas dan tantangan akademik, hingga mendapatkan pengalaman langsung di dunia industri.
Hal tersebut menjadi bagian dari suasana Wisuda Tahun 2026 Sekolah Tinggi Pariwisata (STP) Bogor dan Lembaga Kursus dan Pelatihan Bogor Hotel Institute (LKP-BHI) yang digelar pada Selasa, 22 September 2026.
Tahun ini, sebanyak 116 lulusan STP Bogor dan 32 lulusan Program 1 Tahun Operasional Hotel LKP-BHI resmi menyelesaikan pendidikan mereka. Dengan demikian, terdapat 148 lulusan yang melangkah ke tahap berikutnya dalam perjalanan pendidikan dan karier mereka.
Tahun 2026, pada STP Bogor terdapat 116 lulusan yang berasal dari tiga program studi, yaitu 31 lulusan S1 Pariwisata, 56 lulusan Diploma Tiga Perhotelan, dan 29 lulusan Diploma Empat Perhotelan. Dari sisi capaian akademik, rata-rata IPK lulusan tercatat 3,70 untuk Diploma Tiga Perhotelan, 3,75 untuk Diploma Empat Perhotelan, dan 3,63 untuk S1 Pariwisata.
Sejumlah lulusan juga mencatatkan prestasi akademik dengan IPK tinggi. Pada program Diploma Tiga Perhotelan, Annisa Zulfiah T., A.Md.Par. meraih IPK 3,86. Sementara Sri Rejeki, S.Tr.Par. menjadi lulusan dengan IPK tertinggi pada Diploma Empat Perhotelan dengan capaian 3,97, dan Ake Sita Fahrunisa, S.Par. mencatatkan IPK 3,92 pada Program Studi S1 Pariwisata.
Selain capaian akademik, perjalanan mahasiswa STP Bogor sepanjang satu tahun terakhir juga diwarnai berbagai prestasi di bidang non-akademik. Dua nama yang turut menjadi bagian dari capaian tersebut adalah Azzuhra dan Fadel, yang berhasil membawa nama STP Bogor dalam berbagai kompetisi hingga mencapai tingkat internasional. Adinda pun menjadi mahasiswa dengan Poin TAM terbanyak karena keaktifannya dalam kegiatan kemahasiswaan.
Capaian tersebut menunjukkan bahwa perjalanan mahasiswa selama berada di kampus tidak hanya diarahkan pada pengalaman praktik, tetapi juga tetap dibangun di atas fondasi akademik yang kuat. Di balik lulusan yang diwisuda, terdapat proses pengembangan yang juga berjalan di kalangan tenaga pendidik.
Dalam pelaporan kinerja tahun 2026, STP Bogor mencatat sejumlah capaian dosen dalam bidang pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat. Di antaranya terdapat 17 HKI, 86 artikel jurnal, 33 kegiatan PKM, serta 14 buku, dengan 15 dosen terlibat sebagai penulis buku.
Capaian tersebut menjadi bagian dari upaya STP Bogor untuk tidak hanya mengembangkan mahasiswa, tetapi juga mendorong dosen agar terus berkembang melalui penelitian, publikasi, pengabdian, serta keterhubungan dengan dunia industri. Dalam laporan kinerja tersebut, keterlibatan dengan industri juga ditunjukkan melalui keberadaan dosen industri dan jejaring dengan berbagai sektor hospitality, maskapai, travel, serta asosiasi seperti IHGMA, ASITA, ICA, HHRMA, dan IHKA.
Salah satu gambaran mengenai hubungan pendidikan dengan industri juga terlihat dari pengalaman mahasiswa STP Bogor yang mendapatkan kesempatan menjalani program magang hingga ke luar negeri. Dalam perjalanan satu tahun terakhir, STP Bogor memberangkatkan mahasiswa untuk mengikuti program magang di Mandarin Oriental Taipei. Bagi mahasiswa perhotelan dan pariwisata, pengalaman magang dapat memberikan ruang untuk mengembangkan kemampuan teknis sekaligus kemampuan beradaptasi, komunikasi, kedisiplinan, dan profesionalisme.
Sementara itu, LKP-BHI pada Wisuda 2026 meluluskan 32 peserta. Secara akademik, rata-rata IPK lulusan mencapai 3,64, sementara Rizky Putri Deswanti menjadi lulusan dengan IPK terbaik dengan capaian 3,93.
Yang menarik, laporan akademik LKP-BHI juga mencatat bahwa 32 mahasiswa atau 100 persen lulusan mendapatkan Industry Placement untuk mendapatkan pengalaman kerja nyata di industri hospitality. Artinya, pembelajaran selama satu tahun tidak berhenti ketika mahasiswa menyelesaikan proses akademik. Mereka juga mendapatkan kesempatan untuk membawa kompetensi yang dipelajari ke lingkungan kerja sebenarnya.
Flavianus Leinard Wistanu meraih Best Trainee 2026 saat menjalani trainee di The Gaia Hotel Bandung. Sementara Muhamad Varis Allaika mendapatkan penghargaan yang sama ketika menjalani trainee di The Residence Bintan. Penghargaan tersebut menjadi salah satu bentuk pengakuan dari industri terhadap dedikasi dan profesionalisme trainee selama menjalankan tugasnya.
Wisuda 2026 juga menjadi momentum yang mempertemukan dunia pendidikan dengan pemerintah daerah dan industri pariwisata. Dalam rangkaian acara, hadir dan memberikan sambutan Kepala Dinas Pariwisata Kota Bogor, Drs. Firdaus, M.Si., serta Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Kabupaten Bogor, Ria Marlisa A, S.STP., M.Si.
Kehadiran kedua pimpinan perangkat daerah tersebut menjadi bagian dari rangkaian wisuda sekaligus memperlihatkan keterhubungan STP Bogor dan LKP-BHI dengan ekosistem pariwisata di wilayah Bogor. Bagi institusi pendidikan pariwisata, hubungan dengan pemerintah daerah, industri, asosiasi, dan berbagai pemangku kepentingan menjadi bagian penting dalam memastikan pendidikan tetap relevan dengan kebutuhan sektor pariwisata dan hospitality.
Menjelang berakhirnya rangkaian acara, Ketua Ikatan Alumni (IKA) STP Bogor - LKP BHI, Rizky Irvansyah, A.Md.Par., turut menyampaikan speech kepada para lulusan. Pesan dari alumni menjadi penutup yang memiliki makna tersendiri. Setelah bertahun-tahun menjalani proses pendidikan, para wisudawan kini memasuki fase yang berbeda: membawa ilmu, pengalaman, nilai, dan nama almamater ke dunia profesional. Karena perjalanan setelah wisuda pada dasarnya baru dimulai.
Rangkaian capaian STP Bogor dan LKP-BHI sepanjang satu tahun terakhir memperlihatkan bahwa pendidikan hospitality memiliki dimensi yang lebih luas dari sekadar pembelajaran di ruang kelas. Ada mahasiswa yang mengejar capaian akademik, ada yang mendapatkan pengalaman magang internasional, ada yang mendapatkan pengakuan sebagai Best Trainee, sementara para dosen terus menghasilkan karya melalui penelitian, publikasi, HKI, buku, dan pengabdian kepada masyarakat.
Pada akhirnya, semua proses tersebut bermuara pada satu tujuan: mempersiapkan lulusan agar mampu membawa kompetensi dan nilai yang mereka dapatkan selama pendidikan ke dunia nyata.
Bagi para wisudawan 2026, perjalanan tersebut kini berlanjut.
Melangkah dengan ilmu. Berkarya dengan hati. Dan membawa nama STP Bogor serta LKP-BHI melalui karya mereka di dunia hospitality dan pariwisata.
Selamat kepada seluruh wisudawan dan wisudawati STP Bogor dan LKP-BHI Tahun 2026. Perjalanan baru saja dimulai.