Sekolah Tinggi Pariwisata Bogor

Vaksin Covid-19 Telah Mendapatkan ijin edar dari BPOM dan Sudah Didistribusikan Ke Kota Bogor

Setelah hampir setahun pandemi berlangsung karena virus covid 19, akhirnya titik terang ketersediaan vaksin semakin membawa harapan baru semua orang, khususnya yang paling berdampak yaitgu industri pariwisata dan perhotelan. Vaksin Sinovac yang sudah tiba di Indonesia sejak 06 Januari 2021 menjadi harapan untuk mengembalikan beberapa industri yang banyak mengalami kerugian bisa bangkit kembali dan dapat beroperasional normal.

Bapak walikota sedang memeriksa kondisi vaksin

Pada tanggal 13 Januari 2021, sudah dilakukan suntik vaksin perdana ke presiden Jokowi dan beberapa orang yang ditunjuk sebagai kloter pertama. Sebanyak 9.160 dosis sudah tiba di Kota Bogor dan rencananya bakal disebarkan di 64 fasilitas kesehatan (Faskes). Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto menuturkan, bahwa pihaknya telah siap untuk melakukan pemberian vaksin tahap pertama. Hal tersebut disampaikan olehnya di Halaman Kantor Dinkes Kota Bogor.

“Kita sudah siap untuk melakukan pemberian vaksin tahap pertama yang akan dilaksanakan mulai Kamis, 14 Januari 2021 yang didahului 10 penerima pertama dari unsur Forkopimda Kota Bogor. Diantaranya Wakil Wali Kota Bogor, Ketua MUI, Kepala Dinas Kesehatan dan yang lainnya,” kata Wali Kota Bogor, Bima Arya, dalam keterangan yang diterima, Selasa 12 Januari 2021.

Di sisi lain, guna menjaga keamanan vaksin Sinovac, Kapolresta Bogor Kota, Kombes Pol Susatyo Purnomo Condro secara tegas menyatakan bahwa pihaknya bakal mengamankan selama 24 jam hingga pemberian vaksin selesai.
Jajaran dari Polresta Bogor Kota akan menempatkan personil di Kantor Dinkes Kota Bogor.
“Keamanan juga akan kami lakukan secara cyber patroli guna antisipasi adanya isu-isu hoaks terhadap vaksin ini. Kita ingin masyarakat aman dan nyaman, terhindar dari berita hoax yang bisa menimbulkan rasa pesimis. Kita harus bangun pikiran sehat di Kota Bogor,” ujarnya.

Semoga keberadaan vaksin ini benar menjadi jalan keluar untuk setiap problema yang sudah terjadi selama tahun 2020. Sesuai dengan harapan setiap orang sehingga setiap aktivitas yang terbatas dapat dilakukan normal kembali. Dan hal ini mendukung untuk kebangkitan industri Pariwisata dan Perhotelan dapat normal kembali menjadi salah satu sektor penyokong devisa negara.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Chat via What'sApp Klik Disini!